Langsung ke konten utama

Hati-hati Gunakan Perlengkapan

 "Pinjem sisir dong" Ujar salah satu teman di semasa kuliah, "enggak bawa" Timpal ku. Sampai hari ini hampir tidak pernah pinjam perlengkapan : sisir, sikat gigi, gunting kuku, handuk ke Orang lain. 

Kenapa begitu? Setau Saya barang-barang tersebut sifatnya cukup private, tidak boleh sembarangan di pinjamkan ke Oranglain.

Seperti sisir, jika yg pinjam berkutu atau berketombe maka akan menular dong ke yang punya sisir. Secara di pakai pasti ada lah nempel-nempel ketombe nya. 

Pun gunting kuku, kebayang dong kuku itu kalau enggak rajin di bersihkan bisa jadi sarang kuman. Belum lagi kalau ada aneka cacing yang tidak terlihat, aduh ngeri sekali ya.. Terlihat sepele padahal rada ngeri juga. 

Mungkin ada baiknya perlengkapan seperti itu di informasikan sama Orangtua untuk selalu di bekal saat bepergian (harus menginap) Supaya tidak sibuk meminjam dan terbiasa punya sendiri. 



Dari perlengkapan sederhana tersebut bisa jadi jalur penularan penyakit atau kuman. Sebisa mungkin kita mencegah penularan ataupun mutasi kuman yang tidak terlihat. 

Boleh pinjam barang atau perlengkapan yang memang sifatnya tidak privasi, serta care untuk menjaga kebersihan barang. Lebih bijak lagi selalu punya persediaan. 

Kebersihan diri kita adalah tanggung jawab diri, jadi sebisa mungkin menjaga dan merawat dengan bijak serta benar. 

Cari tahu dengan membaca ataupun nonton video informatif terkait hal-hal seperti ini, supaya kita juga lebih peduli sama diri sendiri dan sekitar. 

Jika sudah terbiasa, jangan lupa di informasikan ke khalayak supaya jadi manfaat info nya. 

Cuaca 2 hari kebelakang bener-bener ekstrem ya.. Panas nya poll, gerah banget. Yukk jangan lupa kurangi penggunaan kantong plastik, bahan² plastik dan pakailah air secara bijaksana. 

Jangan sampai bumi ini semakin gersang dan rusak karena ketidak perdulian kita terhadap alam tempat berpijak.

Semangat Selasa, sehat dan berkah selalu wahai usia..aamiin.


#PerlengkapanPribadi #lifestyle 

#ForYourInformation #kesehatan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Trisno Sang Kreator Menyulap Desa Tanon Menjadi Destinasi Wisata

  S ebuah kepedulian yang tulus terhadap dusun tempat ia lahir dan bertumbuh. Membuat sosok pemuda yang juga merupakan sarjana pertama di kampung halamannya, kembali pulang untuk memajukan desa Tanon tempat ia tinggal. Trisno namanya, merupakan seorang pria kelahiran 12 Oktober 1981 berasal dari Desa Ngrawan kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Mengambil sebuah keputusan yang membuat saya teramat kagum serta takjub. Bayangkan, ada anak muda setelah menyelesaikan kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta, jurusan Sosiologi. Bukan langsung berkarya di kota, melainkan kembali ke kampung halaman. Rasa cinta dan kepedulian ingin memajukan kampung halaman teramat besar, maka membawa ia kembali pulang dengan ilmu yang telah diperoleh selama berkuliah. Saat itu kondisi kampung halamannya tergolong miskin. Dusun Tanon, secara mayoritas warga desa menjadi peternak sapi perah dan petani. Kondisi itu mebuat Trisno mencari potensi apa yang bisa dioptimalkan. Setelah memperhatikan alam di ...

Manfaat Google BisnisKu Untuk UMKM Go Digital

Pandemi sudah berlangsung lebih dari 1 tahun, ada banyak rintangan dan persoalan yang harus kita hadapi. Terutama untuk para pelaku UMKM, pedagang kecil atau perintis cafe minuman makanan dan lainnya.  Dalam situasi dan kondisi yang sulit ini, Kita tentu harus mencari solusi dan segera di implementasikan dalam bisnis supaya tidak tumbang.  Google dengan semua fitur yang tersedia cukup lengkap untuk menyokong UMKM Go digital , asalkan Kita mau ngulik dan mempelajari fiturnya. Bisa di pelajari dari channel-channel youtube maupun pencarian di google itu sendiri.  Untuk memulai akun google bisnisku , sebaiknya teman-teman membuat akun e-mail bisnis lakukan verifikasi lalu setting google maps ke lokasi usaha (Bisnis).  Setelah itu buat akun google bisnisku, verifikasi dan rajin-rajin upload foto ataupun video . Selain itu ada fitur untuk membuat status. Salah satu upaya dan tindakan tersebut dapat menciptakan link-link pada google.  Seperti yang kita ketahui s...

Perkuat Branding dengan Gandeng Komunitas

 Ada banyak cara untuk meningkatkan Branding mulai dari yang memerlukan biaya besar sampai dengan low budget .  Menjadi salah satu tren yang sangat di rekomendasikan yaitu branding dengan menggandeng komunitas yang memiliki goals ataupun aktivitas serupa dengan brand atau berisi member yang usia nya menjadi target pemasaran brand tersebut. Seperti brand yang menaungi produk Susu balita, perlengkapan balita, pastinya akan relate jika menggandeng komunitas Ibu dan wanita. Selain membuka peluang untuk meningkatkan awareness   produk, tidak menutup kemungkinan akan meningkatkan konsumen loyal serta membuka peluang untuk mendapatkan new customers . Tentu pendekatan atau PDKT nya tidak hard selling atau jualan banget. Bisa melalui event edukasi, talk show , gathering, pemberian goodiebag produk bisa meminta feed back berupa review ataupun testimoni. Nyatanya para Ibu, wanita sangat potensial menjadi konsumen tetap sebuah brand . Pastikan brand menjaga kualitas...