Langsung ke konten utama

Langit Ku (Part 1)

Sepulang dari kantor yang jaraknya cukup lumayan jauh, Senja merutuk pada diri nya sendiri. Yaa akhir-akhir ini suasana kantor semakin memanas, tak kondusif banyak petinggi yang memutuskan untuk pindah. "Disana bukanlah tempatku" ujarnya kesal pada diri sendiri. Bagaimana tidak, kadang dia merasa sangat sembrono pernah berucap "sepertinya enak kerja naik kereta" tak lama dari dia berucap taraaaa.. terjadilah, dia diterima di kantor baru yang jaraknya cukup lumayan. Untuk ukuran gadis semungil dia (iya dia tak tinggi, berbadan kurus) hal itu tidaklah mudah. Berdesakan dikereta merupakan hal yang paling menghabiskan energinya. Rasanya tidak produktif, kelelahan di jalan. "Lain kali aku tidak mau berucap sembarangan" sesalnya. Sebetulnya suasana kantornya tidak seburuk yang dibayangkan, banyak hal mengasikan sebetulnya. Hanya saja kalau sedang lelah begitulah kelakuan wanita itu, mengomel dan merasa ingin segera enyah. Setelah itu kadang bisa dengan cepat membaik, kadang tidak juga. Kontrol emosi nya memang masih cukup buruk, tekanan demi tekanan yang dia terima tidak membentuknya jadi pribadi yang kokoh. Wanita, itulah kadang mentalnya tempe.

Meski begitu, kadang dia menatap langit senja di setiap hari minggu. Rasanya seperti akan berpisah dengan kekasih "aku suka minggu, sejak bekerja sejauh ini" ujarnya pada diri sendiri. Begitulah langit, memiliki ruang tersendiri baginya. Menatap sang langit merupakan salah satu nikmat yang paling menentramkan. Hamparan langit luas, langit menawan dengan segala warna nya. 


Bersambung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Trisno Sang Kreator Menyulap Desa Tanon Menjadi Destinasi Wisata

  S ebuah kepedulian yang tulus terhadap dusun tempat ia lahir dan bertumbuh. Membuat sosok pemuda yang juga merupakan sarjana pertama di kampung halamannya, kembali pulang untuk memajukan desa Tanon tempat ia tinggal. Trisno namanya, merupakan seorang pria kelahiran 12 Oktober 1981 berasal dari Desa Ngrawan kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Mengambil sebuah keputusan yang membuat saya teramat kagum serta takjub. Bayangkan, ada anak muda setelah menyelesaikan kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta, jurusan Sosiologi. Bukan langsung berkarya di kota, melainkan kembali ke kampung halaman. Rasa cinta dan kepedulian ingin memajukan kampung halaman teramat besar, maka membawa ia kembali pulang dengan ilmu yang telah diperoleh selama berkuliah. Saat itu kondisi kampung halamannya tergolong miskin. Dusun Tanon, secara mayoritas warga desa menjadi peternak sapi perah dan petani. Kondisi itu mebuat Trisno mencari potensi apa yang bisa dioptimalkan. Setelah memperhatikan alam di ...

Manfaat Google BisnisKu Untuk UMKM Go Digital

Pandemi sudah berlangsung lebih dari 1 tahun, ada banyak rintangan dan persoalan yang harus kita hadapi. Terutama untuk para pelaku UMKM, pedagang kecil atau perintis cafe minuman makanan dan lainnya.  Dalam situasi dan kondisi yang sulit ini, Kita tentu harus mencari solusi dan segera di implementasikan dalam bisnis supaya tidak tumbang.  Google dengan semua fitur yang tersedia cukup lengkap untuk menyokong UMKM Go digital , asalkan Kita mau ngulik dan mempelajari fiturnya. Bisa di pelajari dari channel-channel youtube maupun pencarian di google itu sendiri.  Untuk memulai akun google bisnisku , sebaiknya teman-teman membuat akun e-mail bisnis lakukan verifikasi lalu setting google maps ke lokasi usaha (Bisnis).  Setelah itu buat akun google bisnisku, verifikasi dan rajin-rajin upload foto ataupun video . Selain itu ada fitur untuk membuat status. Salah satu upaya dan tindakan tersebut dapat menciptakan link-link pada google.  Seperti yang kita ketahui s...

Perkuat Branding dengan Gandeng Komunitas

 Ada banyak cara untuk meningkatkan Branding mulai dari yang memerlukan biaya besar sampai dengan low budget .  Menjadi salah satu tren yang sangat di rekomendasikan yaitu branding dengan menggandeng komunitas yang memiliki goals ataupun aktivitas serupa dengan brand atau berisi member yang usia nya menjadi target pemasaran brand tersebut. Seperti brand yang menaungi produk Susu balita, perlengkapan balita, pastinya akan relate jika menggandeng komunitas Ibu dan wanita. Selain membuka peluang untuk meningkatkan awareness   produk, tidak menutup kemungkinan akan meningkatkan konsumen loyal serta membuka peluang untuk mendapatkan new customers . Tentu pendekatan atau PDKT nya tidak hard selling atau jualan banget. Bisa melalui event edukasi, talk show , gathering, pemberian goodiebag produk bisa meminta feed back berupa review ataupun testimoni. Nyatanya para Ibu, wanita sangat potensial menjadi konsumen tetap sebuah brand . Pastikan brand menjaga kualitas...