Senin, 24 April 2017

Fanatisme yang mewabah

Seketika kita terpana pada sebuah kelebihan, takjub akan kelebihan yang dimilikinya.
Namun seringkali takjub serta kagum kita tanpa dibarengi dengan menyebutNYA, padahal dia hanya lah satu dari sekian milyar mahluk CiptaanNYA. Itulah kita, namanya manusia tempat nya salah dan dosa. Pada akhir-akhir ini saya memperhatikan begitu mewabahnya virus fanatisme yang membabi buta, sebut saja misal A ngefans terhadap X, itu wajar namun yang tidak wajarnya adalah ketika si A membela habis-habisan si X serta mengabaikan fakta-fakta bahwasanya si X itu hanyalah manusia biasa yang punya kesalahan. boleh saja kita merasa nge fans terhadap apapun namun jangan terlampau berlebihan, itu tidaklah baik. Kecuali kita mengagumi Rasulullah dengan segala kesempurnaanya sebagai seorang Rasul. Ingat juga Sahabat jika kita ngefans terhadap sesama manusia janganlah mengklaim dirimu adalah paling benar dan baik. Syetan bukan hanya membisikkan manusia untuk berbuat kesalahan, setan juga membisikkan manusia untuk selalu merasa benar. Berhati-hatilah dalam menghadapi kehidupan, rajinlah membaca Al-Qur'an dan fahami artinya, ada banyak jalan dan cara syetan menyesatkan kita manusia..jadilah manusia yang cerdas, perbanyak memahami situasi kondisi dan perbanyak membaca serta mengkaji betapa mulianya sifat dan sikap Rasulullah (Muhammad SAW).
Semoga bermanfaat ya Sahabat,
weekendnya udah berakhir ya, back to rutinity again... ganbatte
say Bismillah for everyting.
 ~with love, sharing is Charing~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

Si pink face wash Duplair

Hello sobat, kali ini saya mau cerita sedikit tentang Duplair Face wash (produk dari mana ya?) Duplair luxury skincare cosmetic ini beras...